Tunjangan Guru Naik dan Ditransfer Langsung ke Rekening, Abdul Mu’ti: Ini Terobosan Baru

Penulis: 
Mendikdasmen, Abdul Mu'ti bersama Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers di stana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, KYAIMENTERI.ID – Pemerintah menegaskan komitmennya meningkatkan kesejahteraan guru. Selain ada kenaikan, mekanisme penyaluran tunjangan guru lebih cepat. Kini ditransfer langsung ke rekening penerima setiap bulan.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu terobosan yang dilaporkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti kepada Presiden Prabowo Subianto.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan peningkatan kesejahteraan guru menjadi salah satu program prioritas pemerintah di bidang pendidikan.

Usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026), Mu’ti menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat berbagai kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi para guru.

“Untuk kesejahteraan guru, kami ingin menegaskan sekali lagi bahwa sesuai komitmen Bapak Presiden, tunjangan guru terus ditingkatkan. Dan tunjangan ini sudah dinaikkan,” kata Abdul Mu’ti, sebagaimana dikutip kyaimenteri.id dari chanel YouTube Sekretariat Presiden.

Menurutnya, tunjangan guru non-ASN telah naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta. Sementara guru ASN menerima tunjangan sebesar satu kali gaji pokok.

Mu’ti mengatakan terdapat perubahan penting dalam mekanisme penyaluran tunjangan. Jika sebelumnya melalui proses birokrasi yang lebih panjang, kini tunjangan dan gaji guru ditransfer langsung ke rekening penerima setiap bulan.

“Yang berbeda sebagai terobosan adalah tunjangan dan gaji itu ditransfer langsung ke rekening guru setiap bulan,” ujarnya.

Menurut Mu’ti, kebijakan tersebut menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk menyederhanakan birokrasi sehingga para guru dapat menerima haknya secara lebih cepat dan langsung.

“Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden untuk bagaimana proses birokrasi yang tidak birokratis dan agar guru dapat memperoleh manfaat langsung dari transfer tunjangan ke rekening guru setiap bulan,” katanya.

Program peningkatan kesejahteraan guru merupakan salah satu agenda prioritas pendidikan yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan agar program-program prioritas pendidikan terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Bagikan Tulisan Ini